Sosialisasi Buku Panduan P2M Dana APBN 2022

Sosialisasi Buku Panduan P2M Dana APBN 2022

Rabu, 08 Desember 2021 (Grand Hotel HAP)

Sosialisasi ini memaparkan tentang materi Penelitian dan Pengabdian tahun 2022.  Adapun presentasi belum bisa di share karena masih ada yang perlu di revisi. Dalam waktu dekat materi-materi presentasi akan di upload.

Pembicara 1 : Prof.  Dr. Ir. Kurnia

Kesimpulan dari paparan presenasi adalah sebagai berikut :

  1. Buku panduan PT Akademik dan vokasi akan berbeda/dipisah
  2. Isi materi pada buku  panduan untuk vokasi, juga tersedia di panduan akademik 2022.
  3. Persyaratan ajuan skema penelitian untuk vokasi akan lebih dimudahkan dengan luaran yang memiliki bobot sama.
  4. Ketentuan umum dalam skema dana APBN :
  • Ketua pengusul = harus ada NIDN/NIDK di bawah kemenristekdikti
  • Anggota peneltian bisa dari kalangan dosen, dosen selain dibawah kemenristekdikti, LSM, semua peneliti. Untuk yang tidak dibawah kemendikbudristek harus melampirkan KTP.
  • Untuk penelitian yang didanai harus wajib melampirkan akpolitmen untuk hasil keluarannya.

Terkait dengan Kuota dasar :

  • Ketetapan masih sama dengan panduan tahun sebelumnya dan difilter oleh system yang sesuai persyaratan kuota dasar.
  • Sesuai kuota dasar yang boleh menjadi ketua maksimum di 1 proposal, tetapi untuk anggota diperbolehkan untuk di berbagai proposal
  • Yang tidak diperbolehkan adalah menjadi ketua di 2 usulan kecuali di luar kuota dipasca, dan ptn diperingkat bp.

Terkait dengan Kuota tambahan  ;

  • Seorang peneliti boleh di memiliki 4 usulan jika dilihat dari H-Indeks scopus dan sebagai penulis pertama di artikel
  • Untuk penelitian soshum harus memiliki min. H Indeks 3 dan harus menjadi penulis utama di artikel.
  • Untuk saintek H-Indeks min 5 dan menjadi penulis pertama di 5 artikel atau memiliki KI itu bisa mengajukan kuota tambahan atau juga memiliki 5 draft paten.
  • Saat pengusulan harus memenuhi persyaratan.
  1. Di penelitan vokasi hanya : penelitian dasar, penelitian terapan (untuk dosen pemula, dan magister) tidak penelitan untuk Doktor
  2. Kompetitif nasional ada penelitian dasar, penelitan terapan dan penelitian pengembangan. Untuk penelitan pengembangan di edisi 13 ini konsepnya bisa masuk LPPM tapi di usulan bisa masuk di dana penelitian

Macam-macam penelitian :

  1. Penelitian Dasar
  2. Penelitian Dosen Pemula
  3. Peneltian Kerjasama antar PT (PKPT)
  4. Penelitian Kemitraan
  5. Penelitian PMDSU
  6. Penelitian Terapan
  7. Penelitian pengembangan sudah di tarik menjadi penelitian dasar komodotif nasional.
  8. Peneletian di vokasi.

Penelitian Dasar

  • Syarat penelitian dasar masih sama: memiliki peneltian bereputasi Internasional (boleh jurnal dan prosiding)
  • Pengusung harus penulis pertama jangan pengusung corespondensi
  • Buku harus hasil penelitian, yg ada di simlitabmas, diterbitkan oleh IKAPI atau setara yang ada editor sendiri yang mengecek
  • Satu buku hasil penelitian ber ISBN yang dipublikasikan

Penelitian Teknis Magister

  • Persyaratan masih sama, yang harus penulis pertama harus mahasiswa sendiri jangan pengusung
  • Maksimum 30 juta untuk anggaran,
  • Merupakan payung penelitian dari dosen pembimbing

Penelitan Disertasi Doktor

  • Persyaratan masih sama, memiliki penulis bereputasi internasional
  • Pengusung harus 1 PT yang sama dengan mahasiswanya
  • Luaran : statusnya haya aksentik dan published
  • Mahasiswa harus penulis pertama
  • Anggaran maks. 60 juta

Penelitian PMDSU

  • Persyaratan sama
  • Penelitian Kajian Kebijakan Strategis
  • Di review oleh LPPM

Penelitian Terapan

  • Memiliki min 1 penelitian dan memiliki min 1 buku yang sudah didaftarkan
  • Bertujuan sampai komersialisasi pengabdian/industrialisasi
  • Produk memiliki KAI
  • Memiliki penelitian komoditi nasional dan penelitian kemitraan

Peneletian di vokasi :

  • Tidak ada untuk penelitian dosen pemula dan penelitian magister
  • hanya ada penelitian terapan
  • tidak ada spesifikas penelitian doctor
  • lainnya masih tetap sama

Presentasi dari Pembicara ke 2, Prof. Dr. med. vet. drh. R. Wisnu Nurcahyono, terkait dengan Pengabdian Masyarkat

  • SKEMA PENGABDIAN
  • Harus mendukung kampus merdeka dan mendukung juga kebijakan sesuai Perguruan Tinggi UNS
  • Penelitian sebaiknya harus mengandung digitalisasi
  • Harus memiliki fokus = Green ekonomi, perubahan iklim, Blue ekonomi, pariwisata, teknologi dan alat kesehatan, teknologi digital
  • 3 skema penelitian pengabdian = kemasyarakatan (kkn), kewilayahan (ppbn, pkpk), kewirausahaan
  • SKEMA KEMASYARAKATAN
  • Program kemitraan masyarakat
  • Harus melibatkan 2 – 5 mahasiswa
  • KKN PPM harus mengajak 2-5 mahasiswa juga
  • SKEMA KEWILAYAHAN
  • Berbasis desa (desa binaan)
  • Program Pemberdayaan masyarakat unggulan
  • Renstra sesuai cita2 UNS
  • PKPK
  • Dana 200 jt
  • Menggarap wilayah 1 desa yang harus ditangani
  • SKEMA KEWIRAUSAHAAN
  • Dpt mengembangkan program kewirausaha
  • Harus menggait 20 mahasiswa
  • Contoh PKW (Program Kewirausahaa) : ternak ikan, pembelajaran daring, program pengolahan susu, desa pariwisata berbasis digital
  • Perguruan Tinggi Vokasi dan Politeknik
  • PPIM (program penerapan iptek masyarakat)
  • Dana 50 jt
  • PPUPIV
  • Dana 200 juta
  • PPIPK (Pengembangan Kewilayahan)
  • Dana 350 juta
  • Pemda 150 juta = total 500 juta
  • Tujuan Utama menghasilkan produk
  • PTDM (Teknologi Didesminisasikan Ke Masyarakat)
  • Dana 170 juta
  • Contoh : Teknologi pencegahan stunting
  • Tahapan Dalam program pengabdian masyarakat
  • Pendahuluan : analisis situasi yang ada di masyarakat
  • Memiliki CV dalam proposal
  • Evaluasi Administrasi
  • Tata tulis (sesuai ketentuan)
  • Keterlibatan mahasiswa (2-5 orang)
  • Evalusi Usulan
  • Melengkapi dokumen2 yang harus di minta (contoh : video pendukung, jurnal yang dikutip)
  • Catatan dari prof. Wisnu :
  • Program PPM yang inovatif
  • Eksplorasi Tema berbasis kearifan local Pencegaham area dan wilayah program,
  • Sinergi dan networking
  • Literasi Digital

Sesi pertanyaan :

Penanya pertama

  • Apakah boleh dalam 1 penelitian dalam melihat mitra kita dalam tahun pertama, ketika tahun ke-2 tidak dilanjutkan ?
  • Tidak diperbolehkan berhenti ditengah jalan, dijaga caranya menemukan produk yang sama tetapi masih diterima, dengan catatan proposal harus di standarisasi agar produk tersebut dapat diterima dengan mudah, seperti contoh menggunakan dengan konsep penelitian digitilasasi
  • Apa saja SOP pada Dokumen pengujian ?
  • Perlu dibuat standarisasi sesuai yang akan diujikan, dibuktingan data2 dan harus sesuai oleh pihak kemitraan.

Penanya kedua

  • Penelitian perkembangan pada pengabdian masyarakat?
  • Dibentuk dalam pengabdian masyarakat, penelitian pengembangan bisa menjadikan produk massal tetapi harus ada industri yang harus bisa menanamkan modal
  • Dalam persyaratan pengujian untuk buktinya nanti seperti apa?
  • Perlu dibuat standarisasi sesuai yang akan diujikan, dibuktingan data2 dan harus sesuai oleh pihak kemitraan.
  • Pertanyaan terkait dengan bentuk bukti yang bisa diterima ?
  • Bisa menggunakan bukti surat dari mitra yang bekerjasama

Penanya ketiga

  • Kuota tambahan berdasarkan kaidah, persyaratan tambahan penulis utama dari 5 artikel. Apakah persyaratan tambahan tersebut bisa difilter dari system, apakah memerlukan reviewer?
  • Tidak bisa difilter dari system, tetapi direview dari LPPM dari seleksi administrasi, sebelum penetapan dikumpulkan dalam reviewer dan direview secara bersama sama sesuai persyaratan dengan mengacu dengan peryaratan kuota tambahan.

Terima kasih, semoga bermanfaat

Leave a Comment